Loading...

Senin, 12 November 2012

Pengadaan dan Pengembangan Sistem Informasi



Dengan adanya komponen-komponen penting yang mendukung terciptanya sistem informasi yang handal, maka pengadaan terhadap Sistem Informasi sudah dapat dilakukan. Cara pengadaan sistem informasi (dalam suatu organisasi) dapat dilakukan melalui 3 cara yaitu membuat sendiri, membeli perangkat lunak(software) paket dan/atau melalukan outsourching. Sistem Informasi yang dibuat/dikembangkan sendiri biasanya dapat diatur, dikelola dan dikontrol sesuai dengan kebutuhan, bisa diintegrasikan menjadi sistem yang lebih baik (jika sudah ada), dan dapat dijadikan sebagai keunggulan kompetitif. Namun dalam sisi lain, dibutuhkan waktu yang lama dalam pengembangannya karena harus memulai dari awal dan sulitnya pemakai dalam menyatakan kebutuhan merupakan kendala dalam pembuatan Sistem Informasi. Cara yang kedua adalah membeli perangkat lunak(software) paket, hal ini berarti bahwa untuk mewujudkan Sistem Informasi yang sesuai dengan kebutuhan maka harus memodifikasi software yang sudah ada dengan mengatur beberapa parameter tertentu dalam paket yang sudah dibeli. Akan tetapi, ada kalanya paket tersebut tidak mendukung fungsi-fungsi spesifik yang diinginkan dan tidak bisa berjalan pada komponen hardware yang ada sehingga evaluasi terhadap paket menyita waktu dan menuntut biaya yang cukup mahal. Sisi positifnya,
dengan membeli software paket dapat mempersingkat waktu pengoperasian sistem dan umumnya software paket sudah berkualitas tinggi karena sudah dilakukan uji coba terlebih dahulu. Cara yang terakhir yaitu melakukan outsourching dengan menyerahkan pembuatan sistem ke pihak lain yang lebih memahami tentang pembuatan sistem sesuai keinginan dan kebutuhan. Dengan demikian, untuk melakukan pengembangan sistem tidak membuang waktu yang banyak dan pengeluaran biayanya relatif murah. Namun ada beberapa kendala yang dapat mempengaruhi cara ini yaitu hilangnya kendali terhadap sistem dan data sehingga keunggulan kompetitif dapat berkurang karena mungkin saja pihak lain tersebut menyebarkan informasi yang ada.

Untuk memaksimalkan Sistem Informasi yang sudah ada harus diadakan pengembangan sistem informasi berdasarkan langkah-langkah yang ada agar Sistem Informasi mampu memberikan kegunaannya kepada pemakai dengan lebih mudah. Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk melakukan pengembangan yaitu:



1. Survei
Survei yaitu tindakan yang dilakukan dengan terjun ke lapangan untuk mendapatkan informasi tentang apa yang dibutuhkan agar mempermudah proses pengembangan sistem.
2. Analisis
Analisis merupakan tindakan yang dilakukan untuk menindaklanjuti hasil dari survei yang telah dilakukan dengan menganalisa langkah yang tepat dalam mengelola hal-hal yang dibutuhkan.
3. Studi Kelayakan
Studi Kelayakan dilakukan untuk melihat apakah pengembangan yang dilakukan dapat direalisasikan atau tidak dengan mempertimbangkan berbagai factor seperti factor keuangan dan sebagainya.
4. Desain
Desain dilakukan terhadap beberapa komponen yaitu database (database yang sederhana), input (aplikasi input yang interaktif), proses (jalannya proses sistem dengan baik) dan output (laporan dari hasil proses).
5. Proses Pengembangan
Proses Pengembangan merupakan langkah untuk merealisasikan desain konsep sesuai dengan analisa yang tepat.
6. Pengujian
Pengujian dilakukan terhadap sistem yang telah dikembangkan untuk mengurangi kegagalan sistem sebelum langkah selanjutnya.
7. Pelaksanaan
Pelaksanaan merupakan proses implementasi dari sistem yang baru dengan menerapkan dan mengenalkannya kepadanya pemakai.
8. Dokumentasi
Dokumentasi merupakan panduan yang diberikan kepada pengguna untuk mempermudah jalannya sistem.

Setelah Sistem Informasi dilakukan dengan menyusun komponen pendukung dan melaksanakan langkah-langkah pengembangan dengan benar, Sistem Informasi dapat menjalankan fungsi dan kemampuannya sebagai sebuah sistem yang berguna dengan tepat. Sistem Informasi yang dibuat dapat menyediakan kolaborasi akses antara kecepatan dan komunikasi yang akurat kepada pemakai sehingga pemakai bisa mendapatkan informasi yang dibutuhkan secara efektif dan efisien dengan kualitas informasi yang tinggi(relevan, akurat, aktual dan dapat dipercaya). Kemudahan tersebut bisa didapatkan karena Sistem Informasi yang dibuat mampu menyimpan data dan informasi dengan kapasitas yang besar dalam media penyimpanan yang kecil dan mudah diakses. Selain itu, dengan Sistem Informasi yang ada dapat mengurangi resiko-resiko yang terjadi karena kelalaian yang dilakukan oleh pemakai sehingga secara keseluruhan Sistem Informasi dapat mengurangi beban aktivitas-aktivitas yang berat menjadi lebih ringan.

2 komentar:

  1. Salam Sukses Selalu....
    Bila Rekan Rekan Membutuhkan Jasa Pembuatan Software...Silahkan Hubungi Kami

    Daftar Produk

    Proswitching

    Merupakan suatu paket program untuk pengiriman message / file antar cabang, biasanya digunakan untuk Financial Transaction. Software Proswitching sudah di gunakan dan terbukti sangat baik di beberapa bank antara lain : Bank BRI, Bank BRI Syariah, Bank BNI, Bank BTN, Bank Mega, Bank Mega Syariah, Bank DKI dan Bank Index


    Rekonsiliasi

    Merupakan program rekonsiliasi yang dijalankan kantor pusat pada wide area network, berguna untuk melakukan rekonsiliasi transaksi antar cabang.

    Stand In

    Merupakan paket program aplikasi yang berfungsi sebagai server pengganti dimana transaksi-transaksi yang dilakukan oleh media tertentu (misal ATM) dapat dilakukan apabila server utama sedang bermasalah atau sedang melakukan proses tertentu

    ATM Controller dan Monitoring

    Adalah program aplikasi yang melakukan kontrol terhadap mesin-mesin atm baik dalam proses maupun dalam hal terjadi gangguan pada mesin

    Card Access Management

    Adalah program aplikasi yang melakukan kontrol terhadap kartu kartu nasabah baik itu dalam hal pembukaan kartu baru, pengubahan atau penghapusan kartu

    Ticketing

    Merupakan program aplikasi yang berfungsi sebagai program penanganan transaksi Tour & Travel Ticketing

    General Ledger

    Merupakan paket program aplikasi yang berfungsi sebagai program akuntansi dan telah banyak dipakai oleh perusahaan perusahaan di Indonesia, berbasis Windows. General Ledger ini mempunyai banyak fitur-fitur yang tidak dapat dilakukan oleh aplikasi lain

    Inventory Control System

    Merupakan paket program yang berfungsi sebagai kontrol terhadap stock barang, penjualan/pembelian serta hutang / piutang. Program ini telah banyak dipakai di beberapa perusahaan di Indonesia

    Integrated Accounting System

    Merupakan paket program penggabungan antara Inventory Control System dengan General Ledger sehingga berfungsi sebagai kontrol stock barang, penjualan / pembelian serta program akuntansi. Program ini cocok untuk perusahaan perusahaan distribusi secara retail

    Payroll

    Merupakan paket program yang berfungsi sebagai program gaji dan telah banyak dipakai dibeberapa perusahaan di Indonesia

    Banking Online System

    Merupakan paket program yang berfungsi untuk melayani seluruh produk dalam dan luar negeri dari level front office sampai level back office

    Sistim Sumber Daya Manusia

    Merupakan paket program yang berfungsi untuk mengelola data kepegawaian mulai dari perencanaan, recruitment, pelatihan, personalia, gaji dan pengembangan

    Pengadaan Personal Computer

    Branded : Hewlett Packard, IBM, ACCER, COMPAQ, dll
    Lokal / Rakitan
    Upgrade


    Demikian Data Profil PT Metalogic Infomitra di buat, apabila anda membutuhkan jasa kami silahkan hubungi :

    Herry Hermawan
    PT Metalogic Infomitra
    Jl Kemandoran 1 No 20
    Grogol Utara
    Jakarta Barat
    Telp 021 5324790-91
    Hp 081808848274
    www.metalogic.co.id
    herryhermawanmetalogicinformatika.blogspot.com
    metalogickonsultansoftware.blogspot.com

    BalasHapus